MAD’U

NAMA : RIZALUL FARIKHIN (B05210029)

SOSIOLOGI/2F1

Respon Mad’u Terhadap Khutbah Da’i

Tema

“Korupsi, manipulasi dan suap dalam kehidupan kita”

Pembicara

Ustadz Nur Aliudin

Tempat

Masjid Jami’ Baitussalam

Waktu

Pada saat khutbah Jum’at, durasi sekitar 30 menit

Jumlah Audience

178 orang

Isi

Korupsi, manipulasi dan suap-menyuap merupakan bagian yang sulit diberantas dalam kehidupan dan keseharian kita. Korupsi, manipulasi dan suap-menyuap adalah hal yang biasa, karena sering dilakukan oleh golongan-golongan tertentu, baik dari kalangan atas, menengah bahkan bawah.

Korupsi, manipulasi dan suap-menyuap biasanya dilakukan karena factor ekonomi, namun sering juga dilakukan untuk memperoleh kekuasaan, keamanan, dan kehormatan. Factor utama seseorang melakukan korupsi, manipulasi dan suap yaitu:

v  Rasa tidak pernah puas akan apa yan didapatkan (serakah)

v  Tuntutan yang berlebihan dari keluarga dan lingkungan

v  Gaya hidup yang mewah dan berlebihan

v  Adanya kesempatan

v  Rasa ingin aman

v  Ingin meraih tujuannya secara cepat dan instant

v  Kurangnya ilmu pengetahuan tentang agama

v  Lemahnya iman seseorang

v  Mudahnya seseorang untuk disuap

Korupsi, manipulasi, dan suap-menyuap adalah hal yang sangat dilarang oleh agama, karena dapat menindas bahkan mengintimidasi pihak lain. Selain itu, tradisi suap-menyuap dapat menjadikan golongan penyuap menjadi orang yang malas dan tidak mau berusaha. Bagi mereka

yang mempunyai materi berlimpah, akan selalu memilih jalan praktis untuk mencapai tujuannya tersebut.

Respon Mad’u

Dengan mendengar khutbah tersebut saya saya setuju dengan pendapat pembicara. Karena praktek korupsi, manipulasi dan suap-menyuap sudah menjadi hal yang wajar dan biasa di negeri tercinta kita ini. Bahkan bisa dibilang, tanpa uang kita tidak akan bisa meraih keinginan kita.

Saya sependapat dengan pembicara bahwa penyebab utama orang melakukan korupsi, manipulasi serta suap-menyuap adalah karena lemahnya pengetahuan tentang agama dan factor lingkungan dimana orang tersebut tinggal.

Bahkan di Indonesia sendiri menempati rangking ke-3 kategori korupsi terbesar. Prestasi itu bukanlah hal yang membanggakan, apalagi notabene Indonesia adalah Negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Tentu saja hal itu sangat mencoreng citra muslim di mata agama-agama lain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

This entry was posted in sos2/F1. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s