TEORI FUNGSIONAL TENTANG NILAI DAN NORMA DALAM MASYARAKAT

TEORI FUNGSIONAL TENTANG NILAI

DAN NORMA DALAM MASYARAKAT

MAKALAH

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah

Logika Scientifik

Dosen pengampu :

Drs. Masduqi Affandi M. Pd. I

Oleh:

Sunarti           (B35210068)

 

PRODI SOSIOLOGI/F3

FAKULTAS DAKWAH

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL

SURABAYA

2011

 

 

 

BAB I

PEMBAHASAN

 

A. Pengertian Nilai

Nilai merupakan sesuatu yang dihargai dan dijunjung tinggi oleh masyarakat, yang akan menjadi ukuran, patokan, dan panutan bagi seluruh masyarakat.[1]

Nilai juga diartikan sebagai suatu kebutuhan manusia yang digunakan untuk pedoman hidup tentang suatu perbuatan yang seharusnya dilakukan dan suatu perbuatan yang seharusnya dihindari.

1. Jenis Nilai Sosial dalam Masyarakat

Ditinjau dari sifatnya jenis nilai sosial yang berkembang dalam masyarakat, yaitu:

a)      Nilai Religius

Adalah gambaran mengenai sesuatu yang diperintahkan dan dilarang untuk dilakukan manusia yang bersumber pada ajaran agama.

b)      Nilai Etika

Adalah gambaran tentang ukuran baik buruk suatu pernyataan atau tindakan yang bersumber dari kata hati atau kehendak yang sehat menurut masyarakat umum.

c)      Nilai Estetika

Adalah gambaran tentang ukuran indah suatu keadaan, tindakan, atau pernyataan.

d)     Nilai Praktika

Adalah gambaran tentang ukuran terampil dan tidak terampil suatu tindakan atau pernyataan yang bersumber dari pengamatan yang sehat dan nyata dimasyarakat umum.

e)      Nilai Logika

Adalah gambaran tentang ukuran benar salah terhadap suatu pernyataan atau tindakan yang bersumber dari hasil pemikiran akal sehat yang diakui secara umum oleh masyarakat.

2. Ciri-ciri Nilai

  1. Nilai sosial bukan bawaan lahir, melainkan disebarkan dari warga masyarakat yang satu kepada yang lain.
  2. Nilai sosial merupakan konstruksi masyarakat yang tercipta melalui interaksi sosial antara warga masyarakat.
  3. Nilai sosial dipelajari melalui sosialisasi.
  4. Nilai sosial memuaskan manusia dan mengambil bagian dalam usaha pemenuhan kebutuhan-kebutuhan sosial.
  5. Sistem nilai bervariasi antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain.
  6. Nilai sosial merupakan asumsi-asumsi abstrak, tempat terdapatnya konsensus sosial tentang harga relatif dari objek dalam masyarakat.
  7. Nilai selalu menggambarkan alternatif dari sistem nilai.

3. Jenis-jenis nilai berdasarkan ciri-cirinya

  1. Internalized Value

Merupakan nilai yag terancana atau nilai yang sudah melekat dan mendarah daging.

  1. Nilai Dominan

Yaitu nilai yang dianggap lebih penting daripada nilai-nilai yang lainnya.

4. Fungsi Nilai Sosial

  1. Sebagai faktor pendorong
  2. Sebagai petunjuk arah dari cara berpikir, berperasaan, dan bertindak
  3. Sebagai benteng perlindungan atau penjaga stabilitas budaya kelompok atau masyarakat.
  4. Sebagai alat pengawas dengan daya tekan dan pengikat tertentu.
  5. Sebagai alat solidaritas kelompok atau masyarakat.[2]

B. Pengertian Norma Sosial

Norma Sosial adalah suatu pedoman yang menjadi arah agar anggota masyarakat dapat berperilaku sesuai dengan aturan yang telah disepakati.

1. Macam-macam Norma yang ada di masyarakat

  1. Norma Agama

Norma agama merupakan suatu norma yang berdasarkan ajaran atau aqidah suatu agama.

  1. Norma Hukum

Merupakan himpunn petunjuk hidup atau perintah dan larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat atau agama.

  1. Norma susila

Merupakan norma yang didasarkan pada hati nurani atau akhlak manusia.

  1. Norma Etika

Merupakan norma yang berpangkal dari aturan tingkah laku yang berlaku dimasyarakat.

  1. Norma Kebiasaan

Merupakan hasil dari perbuatan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam bentuk yang sama sehingga menjadi kebiasaan.

Setiap norma memiliki kekuatan mengikat yang tidak sama. Pelanggaran terhadap suatu norma memiliki sanksi yang berbeda-beda. Berdasarkan kekuatan mengikatnya, norma sosial dibagi atas:

ü  Norma Cara (Usage)

ü  Norma Kebiasaan (Folkways)

ü  Norma Tata Kelakuan (Mores)

ü  Norma Adat Istiadat (Custom)

ü  Norma Hukum (Laws)

ü  Norma Mode (Fashion)

2. Fungsi norma sosial di masyarakat dibedakan menjadi dua yaitu:

1)      Pedoman hidup yang berlaku untuk semua warga masyarakat.

2)      Mengikat setiap anggota masyarakat, sehingga berakibat memberikan sanksi terhadap anggota masyarakat yang melanggarnya.[3]

3)      Sebagai alat pengendali sosial

4)      Menciptakan hidup tertib

5)      Menjaga kelestarian nilai dalam masyarakat

6)      Sebagai tolak ukur dalam setiap perbuatan[4]

C. Peran Nilai dan Norma Sosial dalam Masyarakat

Nilai dan norma dibentuk berdasarkan kebutuhan individu dalam masyarakat untuk kepentingan umum. Nilai merupakan konsep untuk menentukan baik-buruk atau benar-salah dalam bertindak ataupun beraktifitas sosial. Sedangkan norma sosial dijadikan sebagai seperangkat aturan yang dibuat oleh masyarakat yang disepakati bersama agar menjadi patokan dalam bertindak.[5]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Cohen, Bruce J. 1990. Sosiologi Suatu Pengantar (terjemahan). Jakarta: Bina Aksara.

Wiwik D.H. & Retno Kuning,2009, ”sosiologi”, (solo: CV.Sindhunata).

 


[1] Abu ahmadi, “ pengantar sosiologi”,(surakarta: Ramadhani,1984). Hal. 17

[2] Ibid., hal. 20

[3] Ibid., Hal. 21

[4]J. Bruce Cohen,”sosiologi suatu pengantar”, (terjemahan), (jakarta: Bina Aksara, 1990). Hal 32

[5] Ibid., hal. 34

This entry was posted in SOS 2/F3. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s