Logika Scientifik : Pekembangan Sosiologi Hebert Spencer

Nama               : Diyah Angga Raza

Kelas/NIM      : 2F3/ B35210061

Jurusan            : Sosiologi

Mata Kuliah    : Logika Scientifik

 

Pekembangan Sosiologi Hebert Spencer

 (Herbert Spencer)

A.     Pemikiran Herbert Spencer

1.      Arah pemikiran

Perhatian utama Spencer adalah melacak atau menemukan proses evolusi social melalui masyarakat secara historis dan sosiologis. Dalam pandangannya yang kental dengan teori Darwin, penerapan prinsip-prinsip evolusi biologis terhadap masyarakat merupakan sesuatu yang tidak begitu mengejutkan. Dengan demikian, anologi organik diterapkan pada masyarakat secara langsung dalam kerangka evolusi. Memahami evolusi organik seperti ini menjadi penting untuk control yang lebih besar terhadap masyarakat yang mengakibatkan korelasi yang lebih dekat antara kebutuhan-kebutuhan individual dan masyarakat. Seperti juga Comte, dia menjelaskan juga teori organik evolusi, dan dasar-dasar teori praktis kemasyarakatan yang didasarkan pada kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang tertinggi. [1]

 

B.     Teori-teori dan Pandangan Herbet Spencer

Awalnya Spencer lebih tepat dipandang beraliran politik liberal dan ia tetap memelihara unsur-unsur liberalisme di sepanjang hidupnya. Salah satu pandangan liberalnya yang lebih sesuai dengan konservatismenya adalah penerimaannya atas doktrin laissez-faire. Ia merasa bahwa negara tidak harus mencampuri persoalan individual kecuali dalam fungsi yang agak pasif untuk melindungi rakyat. Ia tak tertarik pada reformasi social. Ia menginginkan kehidupan social berkembang bebas dari kontrol eksternal. [2] Gambaran Spencer mengenai masyarakat yang ideal atau yang paling maju adalah masyarakat di mana individu memiliki kebebasan sebesar-besarnya untuk mengejar kepentingannya dan meningkatkan kebahagiaan tanpa diarahkan atau dikontrol oleh otoritas pusat manapun. Pokok pandangan ini, yang dapat digunakan dan untuk membenarkan suatu pendekatan yang bersifat laissez-faire terhadap pemerintahan. [3]

Pengaruh lain karya Spencer yang sama dengan Comte dan Durkheim adalah kecenderungannya melihat masyarakat sebagai organisme. Dalam hal ini Spencer meminjam perspektif dan konsepnya dari biologi. Ia memusatkan perhatian pada struktur masyarakat secara menyeluruh, antar hubungan  bagian-bagian masyarakat dan kaitan fungsi bagian-bagian satu sama lain maupun pada system sebagai suatu keseluruhan. [4] Perbedaan yang penting antara Spencer dengan Comte dan Durkheim adalah gambaran Spencer mengenai kenyataan sosial yang bersifat individualistis. Meskipun suatu gambaran mengenai kenyataan sosial yang bersifat individualistis dan suatu model tentang masyarakat yang bersifat organis sepintas lalu kelihatannya bertentangan, Spencer berusaha mendamaikan kedua pandangan ini dengan mengemukakan perbedaan-perbedaan pokok antara “organisme” biologis dan sosial.[5]

Teori evolusi. Adalah mungkin untuk mengidentifikasi dua perspektif evolusioner utama dalam karya Spencer (Haines, 1988; Perrin, 1976). Pertama, teorinya terutama beraitan dengan peningkatan ukuran (size) masyarakat. Masyarakat tumbuh melalui perkembangbiakan individu dan penyatuan kelompok-kelompok (compunding). Peningkatan ukuran masyarakat menyebabkan strukturnya makin luas dan semakin terdiferensiasi serta meningkatkan deferensiasi fungsi yang dilakukannya. Disamping pertumbuhan ukurannya, masyarakat berubah melalui penggabungan yakni makin lama makin menyatukan kelompok-kelompok yamg berdampingan. Dengan demikian Spencer berbicara tentng gerak evolusioner dari masyarakat yang sederhna kepenggbungan dua kali lipat (doubly-compund) dan penggabungan tiga kali lipat (trebly-compound). [6] Dari besarnya (size) dan kompleksitasnya itu sendiri tentu berhubungan satu sama lain. Karena suatu organism biologis atau suatu masyarakat berkembang dalam besarnya, maka organism itu harus mengembangkan bagian-bagian yang bedeferensiasi yang dapat menjalankan fungsi-fungsi tertentu supaya tetap hidup

Teori yang digunakan oleh Herbert Spencer adalah teori evolusi, yakni masyarakat  yang lemah akan tersingkirkan dan masyarakat yang kuat akan bertahan dan berkuasa. Atau dengan kata lain bahwa masyarakat dapat mengalami perubahan secara lambat (evolusi), perubahan yang terjadi secara linear yakni bergerak ke depan tetapi tidak selalu progress. Teori Herbert Spencer di latarbelakangi dari teori Darwin, hanya saja yang membedakannya kalau Herbert Spencer teori yang digunakan tentang evolusi sosial, sedangkan Darwin teori yang digunakan berupa evolusi alam. Selain itu pemikiran Herbert Spencer ini juga dipengaruhi oleh Auguste Comte, yakni dalam pemikiran Auguste Comte bahwa masyarakat adalah oganisme.

Masyarakat mengalami evolusi sebagai berikut:

a.       Berjuang untuk hidup (struggle of life)

b.      Yang kuat yang bertahan (survival of the filets)

c.       Seleksi alam (natural selection)

Spencer juga menawarkan teori evolusi dari masyarakat militant ke masyarakat industry. Pada mulanya, masyarakat militant dijelskan sebagai masyarakat yang terstuktur guna melakukan perang baik yang bersifat defensive maupun ovensif. Walaupun spencer krits terhadap peperangan , namun ia menduga pada periode awal peperangan berfungsi mengumpulkan masyarakat menjadi kumpulan masyarakat baru yang kuantitas yang dibutuhkan untuk membangun masyarakat industry. Masyarakat industry didasarkan pada persahabatan, tidak egois, elagorasi spesialisasi,pehargaan terhadap prestasi bukan terhadap karakteristik bwaan seseorang,dan secara suka rela melakukan koopeasi ntar indiidu berdisiplin tinggi. Tidak diragukan lagi bahwa masyarakat industry modern memiliki tingkat agresivitas jauh lebih rendah dibandingkan pendahulu mereka yang militant. [7]

 

C.     Tipologi dan Metodologi

Tipologi utama Spencer adalah pembagian masyarakat menjadi mayarakat statis dan masyarakat dinamis. Dia juga mengruraikan secara rinci sifat-sifat ideal dua tipe masyarakat tersebut. Dia menggambarkan masyarakat berdasarkan kapatuhan individu, kekauan yang tinggi, cara hidup yang teratur, dan ketentuan distribusi penghargaan serta bentuk sentralisasi yang tinggi dari pemerintah. Disamping itu masyarakat industry di pandang sebagai kondisi yang memungkinkan individu untuk memperoleh status yang lebih tinggi karena lebih sedikitnya peraturan, adanya desentralisasi, dan penghargaan yang menyebar dalam kontrak sosial. Tipe-tipe sosial ini pada dasarnya menggambarkan tinkatan-tingkatan evolusi dan primitive sampai modern dan mempengaruhi tipologi-tipologi Durkheim dan Tonnies.

Metodologi Spencer hampir sama dengan metode Comte, yaitu observasi empiric, metode perbandingan, sejarah deduktif dan induktif. Metode-metode ini digunakan untuk menjelaskan atau melacak proses evolusi sosial. [8]

 

D.    Tipe Naturalistik dan Teori Organik

Dari pendekatan Comte dan Spencer ada persamaan mendasar antara dua pemikir ini, adaah sebagai berikut:

1.      Membeikan reaksi terhadap masalah-masalah politik dan ekonomi pada masanya di dalam masanya di dalam tradisi pencerahan, khususnya Spencer merupakan filosof Victorian. Fokus kajian mereka adalah memahami bagaimana hukum-hukum alam berlaku dalam masyarakat sebagaimana ia berkembang agar memberikan dasar-dasar ilmiah bagi control sosial, kebijakan sosial, dan kebahagiaan masyarakat.

2.      Memandang bahwa masyarakat diatur oleh hukum-hukum alam.

3.      Memandang bahwa masyarakat sebagai satu kesatuan yang utuh dan berkembang terus melalui serangkai tahapan menuju masyarakat yang lebih positif dan industri.

4.      Menjelaskan susunan masyarakat, structure of society yang terdiri dari statis dan dinamis.

5.      Menekankan observasi empiris dan metode komperatif sebagai metode-metode yang sesuai.

6.      Menggarisbawahi tipe-tipe masyarakat pada tahapan tertentu dari evolusi sebagai tipologi-tipologi dasar mereka. [9]

 

E.     Tipe Sistematik Teori Organik

Berbeda dengan para pengnut teori organic yang lebih mekanis naturalis, Durkheim dan Tonnies menekankan kajian yang lebih normatif atau psikologi sosial. Dalam mengkonseptualisasikan masyarakat sebagai suatu sistem sosial, Durkheim dan Tonnies tidak berbeda secara radikal dari gagasan-gagasan Comte dan Spencer. Pemikiran-pemikiran mereka melangkah jauh dari yang bersifat mekanis kaku menuju jenis penjelasan yang lebih sosiologi. [10]

 

 

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Spencer memandang masyarakat sebagai suatu kasatuan yang utuh dan berkembang sesuai dengan hukum-hukum evolusi alam. Sistem organik ini terdiri atas subsistem inner dan outer dan secra terus-menerus berkembang jauh dari tingkat-tingkat baru sebagaimana ia berkembang dari masyarakat primitive menuju masyarakat modern dan industry. Tugas utama sosiologi adalah memahami proses-proses ini secara lebih mendalam supaya tercipta sebuah masyarakat yang harmonis.

Dalam sosiologi salah satu pemikiran Herbet Spencer adalah Darwinisme Sosial. Ia mengandaikan masyarakat berada dalam satu garis evolusi ala Darwin. Dalam perjalanan evolusi itulah berlangsung seleksi, siapa yang kuat dia yang menang layaknya yang terjadi di alam. Bagi Spencer di akhir evolusi itu, ketika mereka yang lemah telah tersingkir, muncullah masyarakat yang berkualitas.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

C Kinloch, Graham. 2005. Perkembangan dan Paradigma Utama. Bandung:         CV. Pustaka Setia.

 

Johnson, Doyle Paul. 1990. Teori Sosiologi Klasik dan Modern 2. Terjemahan Robert M.Z. Lawang. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

 

Ritzer George. 2007. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Kencana.

iii


[1]  Graham C. Kinloch, Perkembangan dan Paradigma Utama, (Bandung: CV. Pustaka Setia), hlm. 81-82.

[2]  George Ritzer, Op-cit. hlm. 49.

[3]  Doyle Paul Johnson, Teori Sosiologi Klasik & Modern, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1990), hlm. 173.

[4]  Ibid; hlm. 50.

[5]  Doyle Paul Johnson, Op-cit; hlm. 172.

[6]  George Ritzer, Op-cit; hlm. 50-51.

[7]  George Ritzer, Op-cit; hlm. 51.

[8]  Graham C. Kinloch, Op-cit; 83-84.

[9]  Ibid; hlm. 86-87.

[10]  Ibid; hlm. 88.

This entry was posted in SOS 2/F3. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s